WOMEN - WORK @ BEST

117-YolandaN-1“Dari melihat dan berkomunikasi dengan masyara­kat setempat, akan tertangkap apa yang jadi tren dan menjadi perhatian masyarakat.”

 

 

Saya selalu merasa takjub set­iap saya berada di sebuah daerah, terutama ketika bisa berdekatan dengan pendu­duk setempatnya, melihat kebiasaan dan kebudayaan merek . Menurut saya hal ini merupakan sesuatu yang ekso­tis, layak dilihat dan diketahui.” Begitu kata Yolanda N tentang kegemarannya itu yang sekaligus ia jadikan sarana menggali ide untuk menunjang kariernya di bidang operator telekomunikasi. “Dari melihat dan berkomunikasi dengan masyarakat setempat, akan tertangkap apa yang jadi tren dan menjadi perhatian ma­syarakat,” lanjutnya.

Yolanda demikian wanita ber­darah Sumatera Utara ini akrab disapa, adalah Head Communi­cations Mobile-8, yang memba­wahi iklan dan public relations. Berkunjung ke daerah-daerah secara berkala, ia mendapat dua manfaat sekaligus. Manfaat pertama sebagai pencair stres kerja, sedangkan manfaat ke dua adalah sarana menggali ide yang kemudian diimplementasikan ke dalam pekerjaan. “Saya mela­kukan ini semenjak bergabung dengan Mobile-8, tiga tahun lalu,” katanya.

Satu hal lain ia lakukan untuk menunjang pekerjaannya dalam membuat iklan, adalah rutin nonton film. Bahkan awal berga­bung dengan Mobile-8, Yolanda sempat bikin Komunitas Mobile Monday Indonesia yang ditujukan untuk eksekutif dan individual. “Ini merupakan kumpulan orang-orang yang tertarik untuk mengetahui industri mobile. Di situ anggota bisa berbagi knowledge maupun tren,” jelas Yolanda yang memben­tuk komunikasi tersebut dari mengimplementasikan sebuah kelompok di Jerman.

Bercerita tentang dunia kerja, kelahiran Jakarta pada 16 juni ini berbekal pengalaman yang cukup. Selepas meraih gelar S1 Komunikasi dari universitas Pad­jadjaran, Bandung, dilanjutkan meraih S2 dari Universitas Indo­nesia, Jakarta untuk jurusan ma­najemen komunikasi, ia bekerja di Nokia. “Hanya saja dulu di No­kia, mensuplai teknologi kepada operator, sekarang di Mobile-8 menyuplai communications ser­vice secara langsung ke masyara­kat pembeli,” jelasnya.

Di tengah tengah ramainya pemain di perusahaan telekomu­nikasi Indonesia, Mobile-8 me­mang termasuk pemain baru. Na­mun, seperti diungkap Yolanda, bisa menjawab tantangan den­gan cara gencar memasarkan produk hingga dikenal dan diterima masya­rakat. “Sebagai contoh, layanan internet Mobi­le-8 sudah dite­rima baik di Ja­karta, Bandung dan untuk waktu yang tidak lama lagi meluas hingga ke Solo, Jogya, Semarang dan kota-kota lain di luar pulau Jawa,” tutur Yolanda yang suatu ketika ingin mempunyai usaha di bidang public relations karena nantinya akan berkeluarga. “Dan dengan memiliki usaha sendiri maka bisa mengatur waktu jauh labih baik.”